Hallo sobat logam semua jumpa lagi bersama mimin. Teruntuk kali ini mimin akan membuat artikel yang membahas tentang kursi sandar type djoeang ’45 untuk tatanan area Museum Sonobudoyo. Yuk simak artikel dari mimin guys jangan sampai ketinggalan update terbaru dari mimin.

Museum Sonobudoyo terletak di JL. Trikora No. 6 Yogyakarta, berseberangan dengan Alun- alun Utara Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Cikal bakal berdirinya museum ini adalah Jaya institut, yaitu sebuah yayasan yang bergerak dalam bidang kebudayaan Jawa, Madura, Bali, dan Lombok yang didirikan di Surakarta pada tahun 1919 dengan tugas pokok kegiatannya membantu kegiatan pelestarian dan pengembangan kebudayaan lokal.

Tanah dan Bangunan Museum merupakan hadiah dari Sri Sultan Hamengku Buwono VIII dan dimulai dengan pembangunan pendapa kecil dengan candra sengkala Buta Ngrasa Esthining Lata yang bermakna tahun 1865 jawa atau tahun 1934 Masehi. Peresmian museum ini dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono VIII pada tanggal 6 November 1935 dengan candra sengkala Kayu Winayang ing Brahmana Budha yaitu angka tahun 1866 Jawa atau tahun 1935 masehi.

Oleh karena itu, dengan berjalannya waktu kini pemerintahan setempat berencana akan menambahkan beberapa fasilitas untuk tatanan Museum Sonobudoyo salah satunya yaitu kursi sandar. Kursi sandar ini dibuat dengan type seperti kursi sandar yang ada di Gedung Djoeang’ 45. Yang membedakan dari kursi sandar ini terdapat pada sekatan pada dudukan kursi. Dengan adanya kursi sandar ini para wisatawan yang berdatangan di Museum Sonobudoyo bisa berduduk santai, beristirahat dan bercengkarama bersama keluarga ataupun teman.

Jadi, buat kalian yang ingin menambahkan fasilitas untuk tatanan kota atau ruang publik lainnya kalian bisa memesan di putra sari logam yang sudah berkualitas oke dan terjamin keakuratannya. Untuk info lebih lanjut kalian bisa hubungi nomor dibawah ini :

CONTACT

Batur Baru, Tegalrejo, Ceper, Klaten 57465

T : (0272) 551 480 P :0813 9300 6025

E : marketing@putrasarilogam.com